Pemecahan
Masalah
lapisan
data link jaringan WAN
Ø Ethernet mekanisme
akses
Spesifikasi Ethetnet mendefinisikan fungsi-fungsi yang
terjadi pada lapisan fisik dan lapisan data link dalam model referensi jaringan tujuh lapisan OSI,
dan cara pembuatan paket data ke dalam frame sebelum
ditransmisikan di atas kabel. Ethernet
merupakan sebuah teknologi jaringan yang menggunakan metode transmisi Baseband
yang mengirim sinyalnya secara serial 1 bit pada satu waktu. Ethernet
beroperasi dalam modus half-duplex,yang berarti setiap station dapat menerima
atau mengirim data tapi tidak dapat mengirim keduanya
secara bersamaan atau sekaligus. Fast Ethernet serta GigaBit Ethernet dapat bekerja pada mode
secara bersamaan atau sekaligus. Fast Ethernet serta GigaBit Ethernet dapat bekerja pada mode
full-duplex atau half duplex
Ethernet menggunakan metode kontrol akses Media Carrier Sense Multiple Access with Colllison Detection untk menentukan stasiun mana yang dapat mentransmisikan data pada waktu tertentu untuk melalui media yang digunakan.(andika, 2016)
Ethernet menggunakan metode kontrol akses Media Carrier Sense Multiple Access with Colllison Detection untk menentukan stasiun mana yang dapat mentransmisikan data pada waktu tertentu untuk melalui media yang digunakan.
Ø
full-duplex ethernet
Dalam komunikasi full-duplex, dua
pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima
informasi dalam waktu yang sama, dan umumnya membutuhkan dua jalur komunikasi.
Komunikasi full-duplex juga dapat diraih dengan
menggunakan teknik multiplexing, di mana sinyal yang berjalan dengan arah yang
berbeda akan diletakkan pada slot waktu (time slot) yang berbeda. Kelemahan
teknik ini adalah bahwa teknik ini memotong kecepatan transmisi yang mungkin
menjadi setengahnya. (agusridwan67, 2013)
Ethernet half-duplex didefinisikan di standar Ethernet 802.3.
Half-Duplex berarti menggunakan hanya satu pasang kawat dengan sebuah sinyal
digital bekerja bolak-balik di kawat tersebut. Half-Duplex juga menggunakan
Protokol CSMA/CD Ethernet Half-Duplex
umumnya adalah 10BaseT yang mampu mencapai maksimal 3-4 Mbps.
Ethernet Full-Duplex menggunakan dua pasang kawat dan
menggunakan koneksi titik ke titik antara transmitter dari alat pengirim dan
receiver dari alat penerima. Ini berarti dengan full-duplex, pengiriman data
akan lebih cepat dibanding half-duplex karena data dikirimkan melalui pasangan
kawat yang berbeda dengan kawat yang menerima data, maka collision tidak akan
terjadi.
·
Ethernet Full- Duplex
dapat digunakan dalam tiga situasi :
·
Dengan sebuah koneksi
dari sebuah switch ke sebuah host.
·
Dengan sebuah koneksi
dari sebuah switch ke switch lain.
·
Dengan sebuah koneksi
dari sebuah host ke host lain menggunakan kabel crossover. (yoruzen,
2014)
Ø format bingkai
Ethernet
Ethernet
mentransmisikan data melalui kabel jaringan dalam bentuk paket-paket data yang
disebut dengan Ethernet Frame. Sebuah Ethernet frame memiliki ukuran minimum 64
byte, dan maksimum 1518 byte dengan 18 byte di antaranya digunakan sebagai
informasi mengenai alamat sumber, alamat tujuan, protokol jaringan yang
digunakan, dan beberapa informasi lainnya yang disimpan dalam header serta
trailer (footer). Dengan kata lain, maksimum jumlah data yang dapat
ditransmisikan (payload) dalam satu buah frame adalah 1500 byte.
Ethernet
menggunakan beberapa metode untuk melakukan enkapsulasi paket data menjadi
Ethernet frame, yakni sebagai berikut:
o
Ethernet II (yang digunakan untuk
TCP/IP)
Ethernet
802.3 (atau dikenal sebagai Raw 802.3 dalam sistem jaringan Novell, dan
digunakan untuk berkomunikasi dengan Novell NetWare versi 3.11 atau yang
sebelumnya) Ethernet 802.2 (juga dikenal sebagai Ethernet 802.3/802.2 without
Subnetwork Access Protocol, dan digunakan untuk konektivitas dengan Novell
NetWare 3.12 dan selanjutnya) Ethernet SNAP (juga dikenal sebagai Ethernet
802.3/802.2 with SNAP, dan dibuat sebagai kompatibilitas dengan sistem Macintosh
yang menjalankan TCP/IP) Sayangnya, setiap format frame Ethernet di atas tidak
saling cocok/kompatibel satu dengan lainnya, sehingga menyulitkan instalasi
jaringan yang bersifat heterogen. Untuk mengatasinya, lakukan konfigurasi
terhadap protokol yang digunakan via sistem operasi. (Sukma, 2014)
Ø pemanfaatan
jaringan perhitungan dan efisiensi bandwidth pada ethernet
Sehingga
Data Rate dapat diartikan sebagai besarnya kapasistas transfer data dalam
komunikasi data digital, biasanya dinyatakan dalam bps atau bit per second.
o
Bandwidth
Bandwidth
adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam
medium transmisi. Dalam kerangka ini, Bandwidth dapat diartikan sebagai
perbedaan antara komponen sinyal frekuensi tinggi dan sinyal frekuensi rendah.
frekuensi sinyal diukur dalam satuan Hertz. Sinyal suara tipikal mempunyai Bandwidth
sekitar 3 kHz, analog TV broadcast (TV) mempunyai Bandwidth sekitar 6 MHz.
o
Digital Bandwidth
Digital
Bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah
saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi.
o
Analog Bandwidth
Sedangkan
analog Bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi
tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz)
atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransimisikan
dalam satu saat.
o
Bandwidth Komputer
Bandwidth
Komputer didalam jaringan Komputer, Bandwidth sering digunakan sebagai suatu
sinonim untuk data transfer rate yaitu jumlah data yang dapat dibawa dari
sebuah titik ke titik lain dalam jangka waktu tertentu (pada umumnya dalam
detik). Jenis Bandwidth ini biasanya diukur dalam bps (bits per second).
o
Alokasi Bandwidth
Alokasi
atau reservasi Bandwidth adalah sebuah proses menentukan jatah Bandwidth kepada
pemakai dan aplikasi dalam sebuah jaringan. Termasuk didalamnya menentukan
prioritas terhadap berbagai jenis aliran data berdasarkan seberapa penting atau
krusial dan delay-sensitive aliran data tersebut. (Silfiana,
2016)
Ø proses token
passing
Metode
pengiriman data dengan cara mengelilingi sebuah Ring dikenal dengan istilah
Token Passing. Token dilewatkan dari satu komputer ke komputer lain sampai
sebuah komputer mengambil data tersebut. Komputer pengirim memodifikasi tooken,
meletakkan sebuah alamat tujuan pada data dan mengirimkan ke komputer tujuan
melewati jaringan ring. Komputer penerima akan mengembalikan sebuah pesan ke
komputer pengirim yang mengindikasikan bahwa data telah diterima. Setelah
melakukan proses verifikasi, komputer pengirim membuat sebuah token baru atau
melepaskan token dan melewatkan token ke komputer berikutnya. (sites.google,
tanpa tanggal)
ingin lihat tulisan saya sebenarnya klik DISINI!!
Daftar
Pustaka
agusridwan67. (2013, Maret). PENGERTIAN SIMPLEX
DUPLEX, HALF DUPLEX DAN FULL DUPLEX. Retrieved November 16, 2016, from
PENGETAHUAN:
https://agusridwan67.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-half-duflex-dan-full-duflex.html
andika, I. y. (2016, September). Troubleshooting
Lapisan Data Link Jaringan WAN. Retrieved November 16, 2016, from
indodigitalmedia: http://indodigitalmedia.blogspot.co.id/2016/09/troubleshooting-lapisan-data-link.html
Silfiana, S. (2016, September 21). KD
9 pemanfaatan jaringan perhitungan dan efisiensi bandwidth pada ethernet.
Retrieved November 16, 2016, from KD 8 Troubleshooting lapisan fisik
Jaringan:
http://selasilfiana01.blogspot.co.id/2016/09/kd-9-pemanfaatan-jaringan-perhitungan.html
sites.google. (tanpa tanggal). 1.1.5.1.
Token Passing. Retrieved November 16, 2016, from Net9 Computer:
https://sites.google.com/site/net9com/computer-networking/konsep-jaringan/desain-jaringan/topologi-ring/token-passing
Sukma, I. (2014, November). Ethernet
Frame. Retrieved November 16, 2016, from Indryani Sukma:
http://indryanisrj.blogspot.co.id/2014/11/ethernet-frame.html
yoruzen. (2014, Maret). Ethernet
Half-Duplex dan Full Duplex (Note). Retrieved November 16, 2016, from
Night sky:
http://yoruzen.blogspot.co.id/2014/03/ethernet-half-duplex-dan-full-duplex.html
Nama
: M.ismail marzuki
Sekolah : Smk islam 1Blitar
Motto : “Ingatlah bahwa
kesuksesan selalu disertai dengan kegagalan”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar